KODIM 0708/PURWOREJO

Bersama Rakyat TNI Kuat



Babinsa Koramil14/Purwodadi Mendampingi Gapoktan Srimulyo

Purwodadi,Purworejo
Babinsa Desa Tegalaren, Serda Pardianto, anggota koramil 14/Purwodadi mendampingi Gapoktan Srimulyo, Desa Tegalaren, ketika menerima kunjungan dari KWT (kelompok wanita tani) Tani Maju, desa Jenar wetan, Purwodadi, kab Purworejo.
Kunjungan KWT kali ini untuk melihat langsung sistem tanam padi dengan cara Bergadang 4. Sistem tanam bergadang menggunakan jarak tanam 40cm X 40cm, dengan jumlah tanam 1 batang bibit padi disetiap titik tanam.
Pada sistem tanam bergadang 4 ini, walaupun yang ditanam hanya 1 batang bibit padi, namun nantinya akan beranak dengan jumlah yang banyak. Sistem ini juga tidak memerlukan gabah/benih padi yang banyak, tidak seperti sistem tanam konvensional, yang memerlukan bibit padi yang banyak. Karena pada sistem konvensional untuk menanam memerlukan bibit 4 atau 5 batang benih padi.
Karena tidak memerlukan bibit padi yang banyak, maka biaya yang dikeluarkan untuk pembelian benih padi juga lebih sedikit, yang berarti menghemat biaya.
Seperti saat sosialisasi sistem Tajarwo (tanam jajar legowo), sistem bergadang 4 inipun tidak langsung mendapat respon positif dari petani. Petani masih ragu menerapkan sistem bergadang 4 ini.
Namun ketua Gapoktan Srimulyo, bpk Untung, berani mencoba dan mempelopori penerapan sistem bergadang 4 ini. Dengan mendapat pendampingan dari PPL, bpk Untung memberanikan diri mencoba, dan akhirnya sawah milik pak untung menjadi pilihan bagi KWT sebagai tempat kunjungan, untuk melihat sistem tanam bergadang 4.
Anggota KWT Tanimaju, terkesan dengan sistem tanam bergadang 4 ini, dan pada MT II nanti mereka berkeinginan mencoba menanam dengan sistem bergadang 4.
17

  • Published On : 7 tahun ago on Februari 29, 2016
  • Author By :
  • Last Updated : Februari 29, 2016 @ 5:19 am
  • In The Categories Of : Kegiatan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

';