KODIM 0708/PURWOREJO

Bersama Rakyat TNI Kuat



Bamin Wanwil Koramil Purwodadi Hadi Pada Rakor P2TP2A

Pueworejo –  Di Pendopo Kecamatan Purwodadi dilaksanakan Rapat Koordinasi Pengurus Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak ( P2TP2A) Kecamatan Purwodadi Th.  2018 yang diadakan oleh Dinas Sosial Pengendalian Penduduk,  KB dan Pemberdayaan Anak Kecamatan Purwodadi.

Pada kegiatan tersebut Bamin Wanwil Koramil 14/Purwodadi Pelda Sugiyono hadir untuk mewakili Danramil 14/Purwodadi. Rapat koordinasi yang dipimpin Sekcam Purwodadi Dwi Agung Setyorini dan dihadiri Ka. UPT Dikbudpora Setyo Budi Utomo S.Pd, Ka. UPT Puskesmas Bragolan dan Bubutan, PLKB serta Bidan Puskesmas.ermasalahan yang ada di lintas sektoral.

Dalam sambutan Sekretaris Camat Purwodadi mengatakan, “Pemerintah Kecamatan Purwodadi melalui Kasi Pemberdayaan telah melaksanakan program dari Kabupaten dalam rangka pendataan, pembinaan dan penanganan permasalahan yang muncul serta pelaksanaan sosialisasi dan pelayanan kepada Masyarakat, Adanya permasalahan yg muncul sangat komplek di masyarakat baik ekonomi, sosial, dan terlebih mengenai kasus yang terjadi terutama kasus Kekerasan dalam rumah tangga serta Perlindungan perempuan dan anak, pihak Kecamatan bersinergi dengan Polsek dan Koramil selalu bekerja sama dan giat melaksanakan pembinaan dan sosialisasi ke desa2, Banyak upaya yg dilakukan baik represif dan persuasif ke masyarakat untuk pencegahan dan penekanan agar tidak terjadinya kasus maupun mengenai KB.

 

Kepala KUA menyampaikan Data perceraian yang ada meningkat akibat banyaknya permasalahan baik dari luar maupun dari dalam sendiri, Disebabkan karena pernikahan dini akibat pergaulan bebas, KDRT atau hal lain ekses dari media sosial, Pelaksanaan pembinaan melalui organisasi desa untuk mengantisipasi perceraian.

Pelda Sugiyono pada kesempatan ini menyampaikan, Babinsa dari Koramil 14/Purwodadi yang bekerjasama dengan Polsek dalam masa orientasi sekolah dan secara berkala untuk melakukan pembinaan mental kepribadian siswa, selain itu Babinsa di lapangan terus memberikan sosialisasi kepada warga tentang KB, pencarian aseptor KB dan pelaksanaan KB-Kesehatan, ujarnya.

Danramil di tempat terpisah mengatakan, “dengan rapat koordinasi diharapkan seluruh instansi yang terkait dalam menangani dan mencegah kasus-kasus kekerasan terhadap perempuan dan  anak bisa bekerjasama dengan baik dan menyamakan gerak dan langkah menangani kasus KDRT terhadap perempuan dan anak, kasus-kasus yang dialami oleh perempuan dan anak baik dalam bentuk kekerasaan pisik dan seksual memerlukan penanganan, perhatian dan dukungan yang serius dari seluruh elemen mulai dari pemerintah daerah, aparat penegak hukum, orang tua, LSM, tokoh masyarakat,  tokoh agama dan seluruh masyarakat”, jelas Kapten Inf H Abdul Haris Nasution.

  • Published On : 4 tahun ago on Oktober 30, 2018
  • Author By :
  • Last Updated : Oktober 30, 2018 @ 7:26 am
  • In The Categories Of : Berita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

';